
Melaksanakan penelitian dan kajian ilmiah berdasarkan isu strategis

Bahan edukasi dan sarana berbagi pengetahuan bagi komunitas (publik), lembaga jaringan di nasional, regional, dan internasional

Sarana edukasi: Diskusi Komunitas (sektoral), Dialog Publik, Bedah Kasus, Dialog Kebijakan, Seminar, Pelatihan, Workshop, Lokakarya, dan FGD (Diksusi Kelompok Terbatas).

Mendorong kesadaran publik (public awareness), menggalang dukungan publik (gathering public support), dan perubahan kebijakan (Policy Changes) dalam skala nasional, regional, dan internasional.
Menguatnya Demokratisasi dan Kedaulatan Rakyat Indonesia Melalui Implementasi Paradigma Baru Pembangunan Berkeadilan.
Mempromosikan Paradigma Baru Pembangunan Melalui Penelitian dan Kajian, Publikasi, Edukasi, Kampanye dan Pengembangan Jaringan Dalam Rangka Penguatan Demokratisasi dan Kedaulatan Rakyat di Indonesia.
Lembaga Studi untuk Kajian Nasional dan Demokrasi atau Institute for National and Democracy Studies disingkat INDIES.
Tahun 2017, Pekumpulan Lembaga Studi untuk Kajian Nasional dan Demokrasi atau Institute for National and Democracy Studies disingkat INDIES Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0001908.AH.01.07.Tahun 2017.
Proses berdirinya didasari oleh gagasan tentang pentingnya paradigma baru pembangunan (New Paradigm of Development) di berbagai sektor yang menghormati, melidungi, dan memenuhi hak-hak rakyat. Dengan sistem pembangunan yang tepat, maka kondisi masyarakat Indonesia akan lebih lebih sejahtera. Sistem demokrasi saat ini semestinya menjadi dasar untuk mendorong demokratisasi dan penguatan kedaulatan rakyat dalam pembangunan Indonesia seutuhnya. Demokrasi tidak bisa hanya dimaknai sebagai teknis formal atau prosedural penyampaian aspirasi rakyat semata, namun makna terpenting adalah sebagai jalan untuk memastikan keadilan dalam pembangunan.